1. Apa sih Bahasa Pemrograman itu?
Bahasa pemrograman adalah teknik komunikasi standar untuk mengekspresikan intruksi kepada komputer. Seperti bahasa manusia, setiap bahasa memiliki tata tulis dan aturan tertentu. Bahasa pemrograman merupakan fasilitas bagi seorang programmer untuk secara spesifik apa yang akan dilakukan oleh komputer selanjutnya, bagaimana data tersebut disimpan dan dikirim dan apa yang akan dilakukan apabila terjadi kondisi yang variatif.
Bahasa pemrograman dapat diklasifikasikan menjadi tingkat rendah, menengah dan tinggi. Pergeseran tingkat dari rendah menuju tinggi menunjukkan kedekatan bahasa pemrograman tersebut terhadap bahasa manusia.
1.2 Kategori Bahasa Pemrograman
- . Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah
Bahasa pemrograman generasi pertama. Bahasa jenis ini sangat sulit dimengerti
manusia dikarenakan instruksinya menggunakan bahasa mesin. Disebut
juga dengan bahasa assembly.
- Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah
Dimana penggunaan instruksi telah mendekati bahasa sehari-hari, walaupun masih cukup sulit untuk dimengerti karena menggunkan singkatan-singkatan seperti STO yang berarti simpan (STORE) dan MOV yang artinya pindah (MOVE). Yang tergolong bahasa ini adalah Fortran.
- Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi
Merupakan bahasa tingkat tertinggi dari bahasa pemrograman yang mempunyai ciri-ciri mudah dimengerti karena kedekatannya terhadap bahasa sehari-hari. Sebuah pernyataan program diterjemahkan kepada sebuah atau beberapa mesin dengan menggunakan compiler. Sebagai contoh adalah: JAVA, C++, .NET
3.1 TIPE DATA, VARIABEL, DAN PERNYATAAN INPUT/OUTPUT (I/O)
3.1.1. Tipe Data
Ada 8 tipe data dasar pada Java yaitu boolean (untuk bentuk logika), char (untuk bentuk tekstual), byte, short, int, long (integral), double and float (floating point).
Tabel Tipe data pada Java.
Pada Java, String bukan merupakan tipe data primitif (namun merupakan suatu Class). String mewakili tipe data yang terdiri atas beberapa karakter. String ditulis dengan menggunakan tanda petik ganda (“”). Contoh-contoh berikut menunjukkan bagaimana menggunakan tipe-tipe data di atas. Ketikkan kode pada contoh-contoh berikut kemudian kompilasi dan jalankan. Perhatikan output dari program.
Penggunaan tipe data integral.
public class ContohPerhitungan {
public static void main(String[] args) {
byte a = 1;
short b = 12;
int c = 300, d, e;
d = a + b + c;
e = a * b * c;
System.out.println("Hasil penjumlahan = " + d);
System.out.println("Hasil perkalian = " + e);
}
}
Penggunaan tipe data float.
public class LuasLingkaran {
public static void main(String[] args) {
double pi = 3.1416;
double r = 2.12;
double luas;
luas = pi * r * r;
System.out.println("Luas Lingkaran = " + luas);
}
}
Penggunaan tipe data char.
public class tipeChar {
public static void main(String[] args) {
char ch = 'A';
System.out.println("ch = " + ch);
ch++;
System.out.println("ch = " + ch);
}
}
3.1.2 Variabel dan Konstanta
4.2 Fungsi IF Majemuk
g = x + (y * (z/x));
System.out.println("Hasilnya sekarang : " + g);
}
}
Output
2. PENGENALAN PADA JAVA
Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut menggunakan versi yang dinamakan Oak. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk). Saat ini Java berada dibawah lisensi Sun Microsystems
Menurut definisi dari Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat luinak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Orang orang yang berkecimpung dalam dunia pemrograman lebih suka menyebut Java sebagai sebuah teknologi dibanding hanya sebuah bahasa pemrograman, karena Java lebih lengkap dibanding sebuah bahasa pemrograman konvensional.
2.1 Kebutuhan Perangkat Lunak
Untuk membuat program Java paling tidak harus tersedia dua buah software yaitu:
• Java 2 SDK Standard Edition (J2SE).
Perangkat lunak ini merupakan yang akan kita gunakan untuk mengkompilasi kode program Java yang kita buat. Selain itu pada perangkat lunak ini tersedia kelas-kelas yang dapat kita gunakan untuk membangun aplikasi desktop,grafis, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan..
• Text Editor.
Perangkat lunak ini berfungsi untuk menuliskan kode-kode program. Notepad,Vi, Gedit, merupakan contoh-contoh teks editor yang dapat digunakan. Namun menggunakan teks editor agak menyulitkan karena tidak tersedia fasilitas bantu yg memudahkan dalam menuliskan kode program. Saat ini beberapa IDE tersedia gratis di internet. IDE tersebut telah menyediakan banyak fasilitas seperti syntax coloring, auto completion, dan template untuk memudahkan membuat aplikasi berbasis Java. NetBeans,Eclipse (www.eclipse.org) merupakan dua buah IDE
tampilan NetBeans IDE.
Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut menggunakan versi yang dinamakan Oak. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk). Saat ini Java berada dibawah lisensi Sun Microsystems
Menurut definisi dari Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat luinak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Orang orang yang berkecimpung dalam dunia pemrograman lebih suka menyebut Java sebagai sebuah teknologi dibanding hanya sebuah bahasa pemrograman, karena Java lebih lengkap dibanding sebuah bahasa pemrograman konvensional.
2.1 Kebutuhan Perangkat Lunak
Untuk membuat program Java paling tidak harus tersedia dua buah software yaitu:
• Java 2 SDK Standard Edition (J2SE).
Perangkat lunak ini merupakan yang akan kita gunakan untuk mengkompilasi kode program Java yang kita buat. Selain itu pada perangkat lunak ini tersedia kelas-kelas yang dapat kita gunakan untuk membangun aplikasi desktop,grafis, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan..
• Text Editor.
Perangkat lunak ini berfungsi untuk menuliskan kode-kode program. Notepad,Vi, Gedit, merupakan contoh-contoh teks editor yang dapat digunakan. Namun menggunakan teks editor agak menyulitkan karena tidak tersedia fasilitas bantu yg memudahkan dalam menuliskan kode program. Saat ini beberapa IDE tersedia gratis di internet. IDE tersebut telah menyediakan banyak fasilitas seperti syntax coloring, auto completion, dan template untuk memudahkan membuat aplikasi berbasis Java. NetBeans,Eclipse (www.eclipse.org) merupakan dua buah IDE
tampilan NetBeans IDE.
NetBeans IDE.
3. DASAR-DASAR PEMOGRAMAN JAVA.
3.1 TIPE DATA, VARIABEL, DAN PERNYATAAN INPUT/OUTPUT (I/O)
3.1.1. Tipe Data
Ada 8 tipe data dasar pada Java yaitu boolean (untuk bentuk logika), char (untuk bentuk tekstual), byte, short, int, long (integral), double and float (floating point).
Tabel Tipe data pada Java.
Pada Java, String bukan merupakan tipe data primitif (namun merupakan suatu Class). String mewakili tipe data yang terdiri atas beberapa karakter. String ditulis dengan menggunakan tanda petik ganda (“”). Contoh-contoh berikut menunjukkan bagaimana menggunakan tipe-tipe data di atas. Ketikkan kode pada contoh-contoh berikut kemudian kompilasi dan jalankan. Perhatikan output dari program.
Penggunaan tipe data integral.
public class ContohPerhitungan {
public static void main(String[] args) {
byte a = 1;
short b = 12;
int c = 300, d, e;
d = a + b + c;
e = a * b * c;
System.out.println("Hasil penjumlahan = " + d);
System.out.println("Hasil perkalian = " + e);
}
}
Penggunaan tipe data float.
public class LuasLingkaran {
public static void main(String[] args) {
double pi = 3.1416;
double r = 2.12;
double luas;
luas = pi * r * r;
System.out.println("Luas Lingkaran = " + luas);
}
}
Penggunaan tipe data char.
public class tipeChar {
public static void main(String[] args) {
char ch = 'A';
System.out.println("ch = " + ch);
ch++;
System.out.println("ch = " + ch);
}
}
3.1.2 Variabel dan Konstanta
Penulisan identifier pada Java bersifat case-sensitive. Artinya huruf besar dan huruf kecil dianggap suatu yang berbeda. Tidak seperti pada VB, Java mensyaratkan kita mendeklarasikan variabel dan konstanta lebih dulu. Kalau tidak maka kode program tidak akan dapat dikompilasi.
Cara pendeklarasian variabel adalah sebagai berikut:
<tipe data> <nama variabel> [=nilai awal];
Nilai awal bersifat opsional atau boleh dicantumkan atau tidak. Perhatikan contoh 8.1 di atas. Variabel a, b, dan c telah ditentukan nilai awalnya. Sedangkan variabel d dan e tidak ditentukan nilainya. Perhatikan juga contoh 8.2 dan 8.3 untuk pendeklarasian variabel.
3.1.3 Input / Output
Pada contoh-contoh kode program di atas sebenarnya kita telah menggunakan salah satu cara untuk menampilkan output ke layar, yaitu perintah System.out.println, namun kita belum pernah menggunakan pernyataan untuk mendapatkan input. Berikut ini kita akan pelajari bagaimana menggunakan pernyataan input dan output pada Java. Untuk dapat menangkap input dari keyboard, maka kita harus menggunakan kelas BufferedReader yang berada di java.io package. Sehingga di awal program kita harus mencantumkan kelas tersebut pada kode program. Perhatikan contoh berikut.
Pernyataan input pada Java.
import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.IOException;
public class InputKeyboard
{
public static void main( String[] args ){
BufferedReader dataIn = new BufferedReader(new
InputStreamReader( System.in) );
String name = "";
System.out.print("Ketikkan nama anda:");
try{
name = dataIn.readLine();
}catch( IOException e ){
System.out.println("Error!");
}
System.out.println("Hai " + name +"!");
}
}
Tiga baris yang diawali dengan perintah import menunjukkan bahwa kita akan menggunakan kelas BufferedReader, InputStreamReader dan IOException yang berada di java.io package. Penjelasan tentang package akan kita bahas pada bagian lain dari bab ini.
Pada statement,
BufferedReader dataIn = new BufferedReader(new
InputStreamReader( System.in)
Cara pendeklarasian variabel adalah sebagai berikut:
<tipe data> <nama variabel> [=nilai awal];
Nilai awal bersifat opsional atau boleh dicantumkan atau tidak. Perhatikan contoh 8.1 di atas. Variabel a, b, dan c telah ditentukan nilai awalnya. Sedangkan variabel d dan e tidak ditentukan nilainya. Perhatikan juga contoh 8.2 dan 8.3 untuk pendeklarasian variabel.
3.1.3 Input / Output
Pada contoh-contoh kode program di atas sebenarnya kita telah menggunakan salah satu cara untuk menampilkan output ke layar, yaitu perintah System.out.println, namun kita belum pernah menggunakan pernyataan untuk mendapatkan input. Berikut ini kita akan pelajari bagaimana menggunakan pernyataan input dan output pada Java. Untuk dapat menangkap input dari keyboard, maka kita harus menggunakan kelas BufferedReader yang berada di java.io package. Sehingga di awal program kita harus mencantumkan kelas tersebut pada kode program. Perhatikan contoh berikut.
Pernyataan input pada Java.
import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.IOException;
public class InputKeyboard
{
public static void main( String[] args ){
BufferedReader dataIn = new BufferedReader(new
InputStreamReader( System.in) );
String name = "";
System.out.print("Ketikkan nama anda:");
try{
name = dataIn.readLine();
}catch( IOException e ){
System.out.println("Error!");
}
System.out.println("Hai " + name +"!");
}
}
Tiga baris yang diawali dengan perintah import menunjukkan bahwa kita akan menggunakan kelas BufferedReader, InputStreamReader dan IOException yang berada di java.io package. Penjelasan tentang package akan kita bahas pada bagian lain dari bab ini.
Pada statement,
BufferedReader dataIn = new BufferedReader(new
InputStreamReader( System.in)
kita mendeklarasikan sebuah variabel bernama dataIn dengan tipe kelas BufferedReader. Kemudian, kita mendeklarasikan variabel String dengan identifier name. Pernyataan ini digunakan untuk menunjukkan tempat menyimpan input dari pengguna. Variabel name diinisialisasi sebagai String kosong "". Baris berikutnya adalah memberikan output string seperti yang telah kita pelajari dengan menggunakan pernyataan System.out.print;
Sekarang, blok di bawah ini merupakan try-catch blok (kita akan bahas tentang ini di sub bab exception)
try{
name = dataIn.readLine();
}catch( IOException e ){
System.out.println("Error!");
}
Pada baris ini menjelaskan bahwa kemungkinan terjadi error pada statement name = dataIn.readLine(); akan ditangkap. Jika ada kesalahan maka tulisan “Error” akan disampaikan. Jika tidak ada kesalahan maka variabel name akan diisi dengan apa yang dimasukkan oleh pengguna melalui keyboard. Dan akan ditampilkan pada pernyataan terakhir. Untuk menampilkan output yang kita inginkan, dapat menggunakan perintah sebagai berikut :
System.out.println()
System.out.print()
System.out.println()akan membuat baris baru sedangkan
System.out.print() tidak akan membuat baris baru.
try{
name = dataIn.readLine();
}catch( IOException e ){
System.out.println("Error!");
}
Pada baris ini menjelaskan bahwa kemungkinan terjadi error pada statement name = dataIn.readLine(); akan ditangkap. Jika ada kesalahan maka tulisan “Error” akan disampaikan. Jika tidak ada kesalahan maka variabel name akan diisi dengan apa yang dimasukkan oleh pengguna melalui keyboard. Dan akan ditampilkan pada pernyataan terakhir. Untuk menampilkan output yang kita inginkan, dapat menggunakan perintah sebagai berikut :
System.out.println()
System.out.print()
System.out.println()akan membuat baris baru sedangkan
System.out.print() tidak akan membuat baris baru.
3.2 OPERATOR
3.1.1. Operator Aritmatika
Operator aritmatika yang digunakan pada Java hampir sama dengan yang digunakan pada VB. Hanya pada penggunaan operator modulus yang berbeda notasinya. VB menggunakan mod sedangkan Java menggunakan tanda %. Tabel 8.2 menunjukkan operator aritmatika yang ada di Java.
Tabel Operator aritmatika pada Java
3.1.1. Operator Aritmatika
Operator aritmatika yang digunakan pada Java hampir sama dengan yang digunakan pada VB. Hanya pada penggunaan operator modulus yang berbeda notasinya. VB menggunakan mod sedangkan Java menggunakan tanda %. Tabel 8.2 menunjukkan operator aritmatika yang ada di Java.
Tabel Operator aritmatika pada Java
Contoh berikut menunjukkan bagaimana menggunakan operator aritmatika. Ketikkan kode pada contoh berikut kemudian kompilasi dan jalankan. Perhatikan output dari program.
Penggunaan operator aritmatika.
public class DemoAritmatika
{
public static void main(String[] args)
{
int i = 21;
int j = 38;
double x = 9.123;
double y = 12.78;
//Cetak nilai variabel
System.out.println("Nilai Variabel...");
System.out.println(" i = " + i);
System.out.println(" j = " + j);
System.out.println(" x = " + x);
System.out.println(" y = " + y);
//penjumlahan
System.out.println("Penjumlahan...");
System.out.println(" i + j = " + (i + j));
System.out.println(" x + y = " + (x + y));
//pengurangan
System.out.println("Pengurangan...");
System.out.println(" i - j = " + (i - j));
System.out.println(" x - y = " + (x - y));
//perkalian
System.out.println("Perkalian...");
System.out.println(" i * j = " + (i * j));
System.out.println(" x * y = " + (x * y));
//pembagian
System.out.println("Pembagian...");
System.out.println(" i / j = " + (i / j));
System.out.println(" x / y = " + (x / y));
//modulus
System.out.println("Sisa Hasil Bagi...");
System.out.println(" i % j = " + (i % j));
System.out.println(" x % y = " + (x % y));
//increment
System.out.println("Increment...");
System.out.println(" i++ = " + (i++));
System.out.println(" ++i = " + (++i));
System.out.println(" j++ + i = " + (j++ + i));
System.out.println(" ++j + i = " + (++j + i));
}
}
3.2.2 Operator Relasional
Operator relasional atau perbandingan pada Java juga mirip dengan VB. Hanya berbeda pada perbandingan symbol sama dan tidak sama. Pada VB untuk membandingkan dua buah operand apakah sama atau tidak menggunakan operator = untuk sama dengan dan <> untuk tidak sama dengan. Sedangkan pada java digunakan == untuk sama dengan dan != untuk tidak sama dengan. Ketikkan kode pada contoh berikut kemudian kompilasi dan jalankan. Perhatikan output dari program.
Penggunaan operator relasional.
public class DemoRelasional
{
public static void main(String[] args)
{
int i = 20;
int j = 16;
int k = 16;
//Cetak nilai variabel
System.out.println("Nilai variabel...");
System.out.println(" i = " + i);
System.out.println(" j = " + j);
System.out.println(" k = " + k);
//lebih besar dari
System.out.println("Lebih besar dari...");
System.out.println(" i > j = " + (i > j));
System.out.println(" j > i = " + (j > i));
System.out.println(" k > j = " + (k > j));
//lebih besar atau sama dengan
System.out.println("Lebih besar atau sama dengan...");
System.out.println(" i >= j = " + (i >= j));
System.out.println(" j >= i = " + (j >= i));
System.out.println(" k >= j = " + (k >= j));
//lebih kecil dari
System.out.println("Lebih kecil dari...");
System.out.println(" i < j = " + (i < j));
System.out.println(" j < i = " + (j < i));
System.out.println(" k < j = " + (k < j));
//lebih kecil atau sama dengan
System.out.println("Lebih kecil atau sama dengan...");
System.out.println(" i <= j = " + (i <= j));
System.out.println(" j <= i = " + (j <= i));
System.out.println(" k <= j = " + (k <= j));
//sama dengan
System.out.println("Sama dengan...");
System.out.println(" i == j = " + (i == j));
System.out.println(" k == j = " + (k == j));
//tidak sama dengan
System.out.println("Tidak sama dengan...");
System.out.println(" i != j = " + (i != j));
System.out.println(" k != j = " + (k != j));
}
}
3.2.3 Operator Logika
Ada 3 operator logika yang disediakan Java yaitu: && (AND), || (logikaOR), | dan ! (logika NOT). Penggunaan operator ini sama persis dengan yang ada pada VB. Hanya notasinya saja yang berbeda.
4. STRUKTUR KONTROL PROGRAM
4.1 IF Tunggal
Penggunaan operator aritmatika.
public class DemoAritmatika
{
public static void main(String[] args)
{
int i = 21;
int j = 38;
double x = 9.123;
double y = 12.78;
//Cetak nilai variabel
System.out.println("Nilai Variabel...");
System.out.println(" i = " + i);
System.out.println(" j = " + j);
System.out.println(" x = " + x);
System.out.println(" y = " + y);
//penjumlahan
System.out.println("Penjumlahan...");
System.out.println(" i + j = " + (i + j));
System.out.println(" x + y = " + (x + y));
//pengurangan
System.out.println("Pengurangan...");
System.out.println(" i - j = " + (i - j));
System.out.println(" x - y = " + (x - y));
//perkalian
System.out.println("Perkalian...");
System.out.println(" i * j = " + (i * j));
System.out.println(" x * y = " + (x * y));
//pembagian
System.out.println("Pembagian...");
System.out.println(" i / j = " + (i / j));
System.out.println(" x / y = " + (x / y));
//modulus
System.out.println("Sisa Hasil Bagi...");
System.out.println(" i % j = " + (i % j));
System.out.println(" x % y = " + (x % y));
//increment
System.out.println("Increment...");
System.out.println(" i++ = " + (i++));
System.out.println(" ++i = " + (++i));
System.out.println(" j++ + i = " + (j++ + i));
System.out.println(" ++j + i = " + (++j + i));
}
}
3.2.2 Operator Relasional
Operator relasional atau perbandingan pada Java juga mirip dengan VB. Hanya berbeda pada perbandingan symbol sama dan tidak sama. Pada VB untuk membandingkan dua buah operand apakah sama atau tidak menggunakan operator = untuk sama dengan dan <> untuk tidak sama dengan. Sedangkan pada java digunakan == untuk sama dengan dan != untuk tidak sama dengan. Ketikkan kode pada contoh berikut kemudian kompilasi dan jalankan. Perhatikan output dari program.
Penggunaan operator relasional.
public class DemoRelasional
{
public static void main(String[] args)
{
int i = 20;
int j = 16;
int k = 16;
//Cetak nilai variabel
System.out.println("Nilai variabel...");
System.out.println(" i = " + i);
System.out.println(" j = " + j);
System.out.println(" k = " + k);
//lebih besar dari
System.out.println("Lebih besar dari...");
System.out.println(" i > j = " + (i > j));
System.out.println(" j > i = " + (j > i));
System.out.println(" k > j = " + (k > j));
//lebih besar atau sama dengan
System.out.println("Lebih besar atau sama dengan...");
System.out.println(" i >= j = " + (i >= j));
System.out.println(" j >= i = " + (j >= i));
System.out.println(" k >= j = " + (k >= j));
//lebih kecil dari
System.out.println("Lebih kecil dari...");
System.out.println(" i < j = " + (i < j));
System.out.println(" j < i = " + (j < i));
System.out.println(" k < j = " + (k < j));
//lebih kecil atau sama dengan
System.out.println("Lebih kecil atau sama dengan...");
System.out.println(" i <= j = " + (i <= j));
System.out.println(" j <= i = " + (j <= i));
System.out.println(" k <= j = " + (k <= j));
//sama dengan
System.out.println("Sama dengan...");
System.out.println(" i == j = " + (i == j));
System.out.println(" k == j = " + (k == j));
//tidak sama dengan
System.out.println("Tidak sama dengan...");
System.out.println(" i != j = " + (i != j));
System.out.println(" k != j = " + (k != j));
}
}
3.2.3 Operator Logika
Ada 3 operator logika yang disediakan Java yaitu: && (AND), || (logikaOR), | dan ! (logika NOT). Penggunaan operator ini sama persis dengan yang ada pada VB. Hanya notasinya saja yang berbeda.
4. STRUKTUR KONTROL PROGRAM
4.1 IF Tunggal
Pernyataan control IF Tunggal adalah kondisi dimana pernyataan control hanya memiliki 1 buah pernyataan if.
Bentuk Umum dari pernyataan IF Tunggal adalah :
if (kondisi)
Perintah;
Penjelasan :
Jika kondisi benar, maka perintah akan di jalankan.
4.2 Fungsi IF Majemuk
Pernyataan control IF Majemuk adalah kondisi dimana pernyataan control memiliki lebih dari 1 buah pernyataan if.
Bentuk Umum dari pernyataan IF Majemuk adalah :
if (kondisi 1)
perintah 1;
if (kondisi 2)
perintah 2;
…………. dst
if (kondisi ke-n)
perintah ke-n;
Selain bentuk umum di atas, juga bisa di tulis dalam bentuk pernyataan if – else seperti berikut ini :
if (kondisi 1)
perintah 1;
if (kondisi 2)
perintah 2;
…………. dst
if (kondisi ke-n)
perintah ke-n;
Penjelasan :
Jika kondisi 1 bernilai true, maka perintah 1 yang akan di jalankan, jika kondisi 2 yang bernilai true, maka perintah 2 yang akan dijalankan, dan seterusnya sampai dengan kondisi ke-n.
4.3 Break dan Swicth
4.3.1 Break
Pernyataan break memiliki tiga fungsi yaitu:
• Menghentikan pemilihan pada pernyataan switch.
• Menghentikan proses pengulangan atau keluar dari badan loop.
• Keluar dari blok label tertentu.
Pemakaian break pada pernyataan switch sudah kita pelajari pada struktur pemilihan. Kita akan pelajari sekarang bagaimana menggunakan break pada pengulangan. Perhatikan contoh berikut.
• Menghentikan pemilihan pada pernyataan switch.
• Menghentikan proses pengulangan atau keluar dari badan loop.
• Keluar dari blok label tertentu.
Pemakaian break pada pernyataan switch sudah kita pelajari pada struktur pemilihan. Kita akan pelajari sekarang bagaimana menggunakan break pada pengulangan. Perhatikan contoh berikut.
Penggunaan break pada pengulangan.
class BreakPengulangan {
public static void main(String[] args) {
for (int i=0; i<10; i++) {
if (i == 5) {
break;
}
System.out.println("baris ke-" + i);
}
System.out.println("Ini setelah break pengulangan”);
}
}
public static void main(String[] args) {
for (int i=0; i<10; i++) {
if (i == 5) {
break;
}
System.out.println("baris ke-" + i);
}
System.out.println("Ini setelah break pengulangan”);
}
}
seharusnya pengulangan akan terjadi sebanyak 10 kali (dimulai dari 0 sampai dengan 9). Tetapi, karena ada pernyataan if (1 == 5) {break;} maka pengulangan akan berhenti ketika nilai i =5. Kemudian alur program akan keluar dari badan dan menjalankan perintah setelah tanda
akhir pengulangan. Pernyataan continue digunakan untuk memaksa program untuk melanjutkan proses pengulangan.
akhir pengulangan. Pernyataan continue digunakan untuk memaksa program untuk melanjutkan proses pengulangan.
4.3.2 Switch
STATEMENT SWITCH
Cara Kerja Switch
- Nilai dari ekspresi akan dites terhadap serangkaian konstanta
- Ketika nilainya cocok, statement yang berkaitan akan dieksekusi hingga ditemukan perintah break
- Ketika tidak ada nilai yang cocok maka statement dalam default akan dieksekusi (optional)
- Ekspresi switch dapat berupa tipe char , byte, short, atau int
- Biasanya ekspresi yang mengontrol switch adalah dalam bentuk variable
Pengunaan switch
import java.util.Scanner;
public class LatihanSwitchCase{
public static void main(String[]args){
public class LatihanSwitchCase{
public static void main(String[]args){
Scanner input = new Scanner (System.in);
char nilaiKuliah;
System.out.println(“Masukkan nilai Anda di sini : ”);
int nilai = input.nextInt();
switch(nilai){
char nilaiKuliah;
System.out.println(“Masukkan nilai Anda di sini : ”);
int nilai = input.nextInt();
switch(nilai){
case>=85:
nilaiKuliah = ‘A’;
break;
case>=70:
nilaiKuliah = ‘B’;
break;
case>=60:
nilaiKuliah = ‘C’;
break;
case >=50:
nilaiKuliah = ‘D’;
break;
default:
nilaiKuliah = ‘E’;
break;
nilaiKuliah = ‘A’;
break;
case>=70:
nilaiKuliah = ‘B’;
break;
case>=60:
nilaiKuliah = ‘C’;
break;
case >=50:
nilaiKuliah = ‘D’;
break;
default:
nilaiKuliah = ‘E’;
break;
}
System.out.println(“Nilai Anda adalah =”+nilai+” dan nilai Kuliahnya = ”+ nilaiKuliah);
System.out.println(“Nilai Anda adalah =”+nilai+” dan nilai Kuliahnya = ”+ nilaiKuliah);
}
}
}
Logikanya sama kan seperti fungsi If Condition? Kalau di If Condition kita mengenal dengan istilah Nested IF yang artinya ada fungsi If di dalam If, maka untuk kasus Switch Case juga ada istilah Nested Switch yang artinya ada Switch di dalam Switch.
Sekian dulu ya postingan saya mengenai Switch Case, selanjutnya saya akan menjelaskan fungsi perulangan dalam java, yang kita kenal dengan fungsi FOR. Fungsi ini sangat sering ditemukan di dalam program java. Apa sebenarnya fungsi FOR ini?
5. Struktur Perulangan.
Ada tiga bentuk struktur pengulangan pada Java yaitu for, while dan dowhile.Berikut ini contoh-contoh bentuk pengulangan.
5.1 For
Penggunaan for pada Java.
public class ForLoop {
public static void main(String[] args) {
int j=4;
for (int x=0; x < 5; x++) {
System.out.println("Nilai x: " + x);
System.out.println("Nilai j: " + j);
System.out.println();
j--;
}
}
}
public static void main(String[] args) {
int j=4;
for (int x=0; x < 5; x++) {
System.out.println("Nilai x: " + x);
System.out.println("Nilai j: " + j);
System.out.println();
j--;
}
}
}
Sintaks umum for adalah : for (nilai awal; kondisi; increment) kemudian dilanjutkan dengan bagian yang akan diulang. Nilai x=0 adalah nilai awal. Sedangkan x < 5 adalah kondisi yang harus dipenuhi agar pengulangan bisa dilakukan. Nilai x++ merupakan increment. Ingat bahwa penulisan x++ sama artinya dengan x = x + 1. Cobalah jalankan kode program di atas.
5.2 WHILE
Penggunaan while pada Java.
public class WhileLoop {
public static void main(String[] args) {
int y = 4;
while ( y > 0 ){
System.out.print(y);
y--;
}
}
}
public static void main(String[] args) {
int y = 4;
while ( y > 0 ){
System.out.print(y);
y--;
}
}
}
kita menggunakan while untuk membuat pengulangan. Pada while kita perlu menginisialisasi variabel sebelum masuk ke bagian while. Variabel y kita inisialisasi dengan nilai 4. Kondisi yang harus dipenuhi pada while adalah y>0. Pada contoh ini counternya bersifat menurun (perhatikan bagian y--). Sehingga yang akan tercetak dilayar adalah 4321.
5.3 DO WHILE
Penggunaan do-while pada Java.
Public class ContohDoWhile {
public static void main(String[] args) {
int z=3;
do {
System.out.println("Java");
z++;
} while (z < 6);
}
}
public static void main(String[] args) {
int z=3;
do {
System.out.println("Java");
z++;
} while (z < 6);
}
}
bagaimana kita dapat menggunakan do-while untuk mengulang pencetakan kata “Java”. Perhatikan dengan baik sintaks penulisan do-while pada contoh ini. Do-while juga membutuhkan inisialisasi dan counter agar pengulangan dapat dilakukan. Cobalah jalankan program di atas. Berapa kalikah tulisan “Java” akan tampil? Sekarang gantilah kondisi pada while dengan z < 1.
6. ARRAY
Array adalah sekelompok data sejenis yang disimpan ke dalam variabel dengan nama yang sama, dengan memberi indeks pada variabel untuk membedakan antara yang satu dengan yang lain.VARIABEL ARRAY
nama_variabel[indeks]
nama_variabel[indeks]
ketentuan nama variabel arrray sama dengan nama variabel biasa.
indeks menunjukkan nomor dari variabel .
indeks menunjukkan nomor dari variabel .
DEKLARASI VARIABEL ARRAY
BU : tipe nama_variabel[indeks];
Contoh : float bil[10];
deklarasi variabel array dengan nama bil yang akan menampung 10 data yang bertipe float. Indeks 10 menunjukkan variabel bil terdiri dari 10 elemen, dimana setiap elemen akan menampung sebuah data.
deklarasi variabel array dengan nama bil yang akan menampung 10 data yang bertipe float. Indeks 10 menunjukkan variabel bil terdiri dari 10 elemen, dimana setiap elemen akan menampung sebuah data.
Indeks array dimulai dari nol(0) , sedang nomor elemen biasanya dimulai dari satu(1). Nomor elemen dapat dibuat sama dengan nomor indeks untuk mempermudah pembuatan program yaitu dengan memberi indeks satu lebih banyak dari jumlah data yang dibutuhkan, sehingga menjadi :
float bil[11].
float bil[11].
6.1 Array 1 Dimensi
Array satu dimensi adalah suatu array yang terdiri dari 1 subskrip array, yaitu jumlah data maksimum.
Bentuk umum :
Tipe_data nama_array[jumlah_maks_data];
Bentuk umum :
Tipe_data nama_array[jumlah_maks_data];
6.2 Array Dua Dimensi
Array dua dimensi adalah suatu array yang terdiri dari 2 subskrip, yaitu jumlah elemen baris dan jumlah elemen kolom.
Bentuknya dapat berupa matriks atau tabel.
Deklarasi array :
Tipe_array nama_array[baris][kolom];
Bentuknya dapat berupa matriks atau tabel.
Deklarasi array :
Tipe_array nama_array[baris][kolom];
• Contoh :
package operatoraritmatika;
public class OperatorAritmatika {
/**
* @param args
*/
public static void main(String[] args) {
// TODO Auto-generated method stub
int x = 2;
int y = 5;
int z = 3;
int g = 0;
g = x + y;
System.out.println("Penjumlahan (x+y) : " + g);
g = y - x;
System.out.println("Pengurangan (y-x) : " + g);
g = x * y;
System.out.println("Perkalian (x*y) : " + g);
g = y / x;
System.out.println("Pembagian (y/x) : " + g);
g = z % y;
utSystem.out.println("Sisa pembagian (z%x) : " + g);
package operatoraritmatika;
public class OperatorAritmatika {
/**
* @param args
*/
public static void main(String[] args) {
// TODO Auto-generated method stub
int x = 2;
int y = 5;
int z = 3;
int g = 0;
g = x + y;
System.out.println("Penjumlahan (x+y) : " + g);
g = y - x;
System.out.println("Pengurangan (y-x) : " + g);
g = x * y;
System.out.println("Perkalian (x*y) : " + g);
g = y / x;
System.out.println("Pembagian (y/x) : " + g);
g = z % y;
utSystem.out.println("Sisa pembagian (z%x) : " + g);
g = x + (y * (z/x));
System.out.println("Hasilnya sekarang : " + g);
}
}
Output






Tidak ada komentar:
Posting Komentar